Minggu, 06 Desember 2009

Futsal Antar Liqo


by abu hasan
Tak seperti umumnya anak muda yang males-malesan bangun pagi kalau lagi libur seperti hari minggu ini, puluhan anak-anak muda dan remaja dari dusun gampingan dan dusun nganyang sekira pukul 6 pagi sudah mulai berdatangan di arena futsal piyungan. Minggu pagi ini (6/12/09) memang sudah diagendakan oleh dua murobbi (akh Bahtiar dan akh Taufik) untuk menggelar friendly match antar liqo binaan mereka.

Tentu momen ini tidak saya sia-siakan untuk diabadikan sekaligus buat bahan liputan. Maka saya pun turut serta bersama anak-anak muda yang asyik banget diajak futsal. Dua liqo ini yang sudah stabil jalannya adalah liqonya akh Bahtiar, sedang yang dibawah binaan akh Taufiq baru berupa ta'lim yasinan malam jumat, namun banyak yang belum ikut ta'lim tapi semangat buat ikutan futsal.

Pukul 06.05 tanding persahabatan futsal dimulai. Bukan hanya para pemain yang bersemangat nendang sana oper sini, tapi para suporter masing-masing tim juga antusias menyemangati teman-temanya sesekali celetukan komentar bercanda menambah hebohnya pagi itu.

Saking banyaknya peserta yang hadir (ternyata yang datang bukan hanya yang sudah ikut liqo/ta'lim tapi banyak juga yang belum ikut liqo/ta'lim datang pagi itu) maka waktu futsal pun diperpanjang jadi dua jam! mantab dah!

Usai pertandingan, para kawula muda dan remaja ini minta diadakan lagi friendly match futsal dilain waktu. Insya Allah kami jadwalkan. Btw, bukan kami saja yang senang dengan acara tadi, tapi sang empunya arena futsal juga tampak sumringah dengan kehadiran kami yang sudah familiar dengan sang juragan futsal. Sampai-sampai, kalau PKS yang booking (pesan tempat) tidak perlu pakai DP (uang muka), via telpon saja sudah cukup bagi mereka untuk percaya. Beda dengan kalau yang pesan selain PKS, mereka mewajibkan pakai DP sebagai jaminan. Oh ya, bagi yang mau futsal disini sewa per jamnya 40 ribu kalau pagi/siang dan 45 ribu kalau malam.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Semangat Dakwah Ummahat Tak Kenal Lelah


by tri wuryani

Semangat barisan kader ummahat Dapel IV Bantul patut ditiru. Walau gegap gempita pemilu udah usai, gerak mereka dalam mentarbiyah dan berdakwah terus terjaga. Salah satu upaya untuk menjaga asa dalam dada adalah dengan menggelar Diskusi Tematik dengan tema 'Istimroriyah Dalam Dakwah'.

Tidak tanggung-tanggung acara ini mengambil lokasi di pucuk gunung kecamatan dlingo, salah satu dari wilayah dakwah IV PKS kabupaten Bantul yang terletak di tapal batas dengan kabupaten Gunung Kidul.

'Naiklah ke puncak tertinggi agar engkau terbebas dari belenggu ardhi', mungkin itu ungkapan yang pas buat para ummahat dari 4 kecamatan Dapil IV Bantul (Piyungan, Dlingo, Imogiri dan Pleret) yang berkumpul di masjid Ar Rahmah dusun Banyu Urip desa Jatimulyo kecamatan Dlingo kabupaten Bantul.

Hujan yang mulai mengguyur Jogja selepas adzan dzuhur Sabtu 6 Desember 2009 kemarin tidak mampu menahan gelora dakwah para ummahat. Sebagian ada yang naik mobil, tapi banyak pula yang menggeber sepeda motornya sekalian menyalurkan hoby touring. Karena memang medan yang yang ditempuh sungguh menantang. Kalau kita sudah sampai di pegunungun dlingo maka seluruh kota Jogja bisa terlihat bak panorama indah.

Sesuai undangan tertulis yang sudah beredar, acara pun dimulai sekira pukul 13.15 dengan dipandu oleh ibu Lilis Yuniati (istri aleg Dapil IV Amir Syarifudin). Lantunan ayat-ayat Ar Rahman dengan tartil kemudian dibacakan oleh bu Fajariyah (adik kandung aleg Dapil IV).

Sampailah pada acara inti, pemaparan materi Diskusi Tematik yang dibawakan oleh ustadzah Mahmudah. Dalam paparan pengantar diskusi ini, bu Mahmudah menyampaikan dua pokok bahasan terkait hal-hal yang menguatkan istimroriyah dan hal-hal yang bisa menggerogoti serta mematikan istimroriyah (keteguhan dalam dakwah).

Sekira dua jam acara diskusi berjalan. Sungguh, penyampaian materi dengan contoh-contoh kondisi dakwah masa kini makin menyadarkan kembali akan pentingnya istimroriyah dalam dakwah yang senantiasa menghadapi mihnah baik dari luar maupun dalam barisan sendiri.

Tepat pukul 15.30 usai sudah diskusi yang dihadiri empat liqo kader inti dari empat kecamatan Dapil IV Bantul. Hanya pada Allah SWT tempat kita bergantung. Faidza azamta fatawakkal alallah!


----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, 05 Desember 2009

sabtu pagi yang dinanti


by abuhasan

Sabtu pagi. Jam menunjuk angka 06.03 saat aku bergegas keluar dari rumah bersama Aliyah dengan zx-130. Si bungsu yang baru kelas satu ini setiap sabtu saya yang mengantar ke sd negeri tetangga dusun. Usai mengantar sekolah, saya tidak balik ke rumah tapi langsung meluncur ke lapangan sepakbola tegalyoso yang berjarak sekira 500 m dari sekolahan tadi.

Beberapa ikhwah sudah melakukan warming up mandiri kala ane sampai di lapangan. Seperti setiap sabtu pagi, kami di dpc pks piyungan melakukan riyadhoh jama'i sekaligus ajang refreshing dan memperkokoh ukhuwah diantara kami. Kegiatan ini menjadi acara favorit para kader ikhwan (sebagian ada simpatisan juga) yang ditunggu-tunggu setiap awal weekend.

Pagi itu, peserta yang hadir mencapai sekira dua puluh (rata-rata setiap sabtu memang segitu pesertanya). Sebelum kick off dimulai, akh wawan wikasno (eks ketua dpc) yang menjadi 'manager' sabtu pagi memimpin warming up sekira lima menitan. Ini penting lho, biar tidak keseleo atau kram pas main bola.

Dua tim yang salah satunya memakai rompi merah mulai beraksi. Pagi yang sejuk pun sedikit demi sedikit mulai memanas oleh keringat yang bercucuran. Lari sana lari sini, tendang sini oper sana. Priiiittt.....! tanda peluit panjang menandakan terjadinya gol. Silih berganti gol makin menggairahkan kedua tim.

Saya tidak menghitung persis berapa lama kami bermain bola, tapi yang jelas sabtu pagi ini lebih lama jalannya main bola. Paling ada satu dua peserta yang out duluan karena harus berangkat kerja. Ane sendiri setiap sabtu ahad libur kerja, jadi mesti bisa ikutan sampai khatam. Oh ya, tidak seperti biasanya pagi itu kami tidak kedatangan murid-murid mtsn piyungan yang juga memakai lapangan tegalyoso untuk kegiatan olah raga. Nah, pagi itu mungkin mata pelajaran olah raganya berupa teori, maklum senin depan kan sudah mulai ujian semester ganjil.

Seger dan fresh badan. Jiwa pun bersemangat! pokoke sabtu pagi gak bakal asyik kalau gak main bola sama ikhwan pks piyungan. Bagaimana di dpc antum? Ada ndak main bola bersama? Kalau belum, ayo buruan adain tuh riyadhoh. Dijamin, badan sehat ukhuwah kuat! tunggu apa lagi...??


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 04 Desember 2009

Aksi Peduli PKS Malaysia di Piyungan



Reporter: Abu Hasan

SANANSARI - Salah satu aksi Tebar Qurban DPRa PKS Srimartani pada Idul Adha 1430 H adalah di dusun Sanansari RT 02. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan PKS Johor Malaysia yang menitipkan kambing qurban atas nama Ibu Dewi Susanti.


Awalnya qurban akan dilaksanakan di kampung Abu Hasan, namun berhubung di kampung situ sudah lebih dari cukup, maka dialihkan ke tempat lain. Kebetulan disaat yang bersamaan akh Haryadi (kader Sanansari) menginformasikan kalau di dusunnya sangat kekurangan dan salah satu kordus PKS di Sanansari sebelumnya secara langsung meminta kalau ada pembagian qurban dari PKS, akhirnya hewan qurban didistribusikan ke dusun Sanansari RT 02 desa Srimartani kecamatan Piyungan. Dusun terpencil yang terletak di bagian timur Piyungan ini merupakan salah satu basis pendukung PKS di Srimartani yang pada pemilu kemarin menjadi salah satu lumbung suara PKS.

Pada hari kedua Tasyriq Ahad 12 Dzulhijjah 1430 (29/12) sekira pukul satu siang dilaksanakan penyerahan hewan qurban seekor kambing yang langsung diserahkan oleh Andi Triwidodo (Ketua DPC PKS Piyungan yang baru) dengan didampingi akh Eko Heri selaku Ketua DPRa Srimartani yang baru.

Setelah penyembelihan dan pemotongan daging qurban didistribusikan kepada 40 KK (Kepala Keluarga) yang ada di RT 02 Sanansari. Warga RT 2 yang merupakan basis PKS ini sangat berterimakasih atas kepedulian PKS.

Semoga Allah SWT melimpahkan pahala yang jauh lebih besar kepada sohibul qurban ibu Dewi Susanti dari Malaysia.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Kamis, 03 Desember 2009

PKS Piyungan Siap Menggebrak di Tahun Baru Hijriyah


Reporter: Abu Hasan

MOKATON - Setelah menggelar berbagai kegiatan terkait Idul Qurban 1430 H, jajaran pimpinan PKS Piyungan yang terdiri dari unsur MPC (Majelis Pertimbangan Cabang), DPC dan DPRa se-kecamatan Piyungan, hari Rabu malam kemarin (2 Desember 2009) menggelar Syuro Gabungan.


Acara yang berlangsung di rumah ibu Nur Wakidah dusun Sumokaton ini pada intinya untuk mensolidkan kepengurusan baru di tingkat DPC dan DPRa yang baru saja dibentuk. Untuk itu, akan diambil momentum Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1431 yang bertepatan dengan hari Jumat 18 Desember 2009 mendatang, dengan menggelar acara Launching Kepengerusan Baru DPC - DPRa dengan mengundang seluruh kader se-kecamatan Piyungan.

Syuro yang berlangsung singkat dari bada Maghrib sampai adzan Isya tadi malam dipimpin oleh Bapak Wawan Wikasno selaku Ketua MPC yang dulunya adalah Ketua DPC PKS Piyungan.

Yuk, kita tunggu gebrakan pengurus baru DPC dan DPRa. Eit, jangan cuma nunggu doank, tapi yang lebih penting dukung kepengurusan baru dengan kiprah kita secara aktif dan proaktif pada kegiatan DPC dan DPRa (termasuk juga para reporter dengan menulis cerita DPRa-mu). Sip dech...!!!


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

PKS Incar Kursi Ketua Pansus Century

Jakarta - Kursi Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century menjadi incaran sejumlah fraksi. Salah satu yang berniat mendudukinya adalah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"PKS paling minim resistensi sebagai ketua panitia angket, hubungan kami baik dengan sesama inisiator angket yang vokal maupun dengan partai-partai koalisi pendukung pemerintah," kata Ketua Fraksi PKS, Mustafa Kamal, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2009.

PKS merasa sebagai fraksi yang netral sehingga mampu menjembatani komunikasi lintas fraksi di dalam panitia angket. Dalam kepanitian angket itu, Fraksi PKS mengajukan tiga nama yaitu Andi Rahmat, Mahfud Sidik, dan Fachri Hamzah. "Tiga kader yang diusulkan merupakan tiga kader terbaik yang masing-masing memiliki kapasitas dan keunikan tersendiri," ujarnya.

Menurut Mustafa, sebagai insiator yang tergabung dalam Tim Sembilan, Andi Rahmat dianggap mampu menjadi rujkan mengenai latar belakang kasus dan memahami akar permasalahan. Mahfud Sidik, sebagai mantan Ketua Fraksi PKS, juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja tetap optimal. Sedangkan Fachri Hamzah, sebagai wakil ketua Komisi III bidang hukum, dianggap dapat mendorong penataan regulasi perbankan dan mengungkap dugaan pidana.

Penentuan ketua pansus angket Bank Century masih menjadi kontroversi di kalangan anggota dewan. Sejumlah fraksi juga mengincar posisi itu antara lain PDIP yang merasa sebagai insiator utama, Partai Demokrat yang merasa sebagai pemilik anggota terbanyak, dan Partai Golkar yang juga merasa mampu menengahi gesekan PDIP-Demokrat.

Sebanyak 30 nama anggota pansus akan diumumkan dalam rapat paripurna DPR besok, Jumat, 4 Desember 2009. Setelah disahkan, mereka dapat langsung memulai koordinasi dan rapat untuk menentukan ketua pansus dan segera bekerja menuntaskan skandal Bank Century.


*vivanews.com
----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Tim 9 Bertemu Ketua Majelis Syuro PKS

PK-Sejahtera Online: DPP PKS menyambut Tim 9 (Tim Inisiator Hak Angket Century -ed) yang berkunjung ke kantor DPP PKS di Pasar Minggu Kamis (3/12) siang ini. Tepat pukul 13.00, dialog antara para anggota Tim 9 dengan Pengurus PKS pun dimulai.

Salah satu anggotanya, Maruarar Sirait (PDIP) menyampaikan maksud dan tujuannya mengunjungi Ketua Majelis Syuro PKS, KH. Hilmi Aminudin. "Kami minta didampingi, ustad", Pintanya.

Hilmi menyambut baik langkah yang dilakukan Tim Sembilan. "Konsolidasi konsolidasi ini sangat baik", ujar Hilmi. Beliau mengharap konsolidasi seperti ini dapat terus dilanjutkan.

"Saya bangga dengan generasi muda yang memiliki semangat dan dinamis ini. Mudah mudahan Tim Sembilan membawa semangat wali sembilan", Ujar KH. Hilmi Aminudin.

Hilmi juga menyampaikan komitmen PKS dalam melanjutkan reformasi, good governance, dan clean governance. Ini terkait dengan penuntasan Kasus Century

Tampak hadir dari Tim sembilan Maruarar Sirait (PDIP), Andi Rahmat (PKS), Muhammad Misbakhun (PKS), Bambang Soesatyo (Golkar), Akbar Faizal (Hanura). Sedangkan pengurus DPP PKS tampak pjs Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq, Mahfudz Sidiq, Surahman Hidayat, Musholi, Fahri Hamzah, Untung Wahono dan KH. Hilmi Aminudin.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Rabu, 02 Desember 2009

Rihlah Konsolidasi Kepengurusan Baru DPRa Sitimulyo


Reporter: Wied
Hidup dalam naungan dakwah memang membutuhkan energy yang harus selalu dipelihara agar senantiasa membara. Virus dakwah seperti futur, prasangka akan membahaya kelanggengan jamaah akan teratasi bila mampu menyeimbangkan antara konsolidasi dan koordinasi diantara mujahid dakwah.

Dalam rangka memupuk kedua hal tsb. DPRa Sitimulyo mengadakan anjangsana keluarga kader yang dikemas dalam bentuk rihlah keluarga. Pada pagi, Ahad 29 November 2009 Sebanyak lebih dari 40-an kader berkumpul dirumah BDE-Chandra mulai persiapan. Tiga armada dipersiapkan untuk akhwat-ummAHAT-jundiah plus belasan motor untuk para ikhwan.

Setelah dirasa cukup persiapan, briefing dan do'a, maka rombongan bergerak menuju timur sekitar pukul 9:30 waktu setempat. Area yang menjadi target kali ini adalah Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri. Dua jam perjalanan cukup membuat konsolidasi dan koordinasi itu terlihat. Kelengkapan dan kebugaran personil sesekali di-check agar tidak tercecer dan tersasar. Sampailah di lokasi yang utama disambut 'barokah dari langit' mulai jatuh satu dua dan seterus dengan derasnya. Hujan deras yang agak mereda dimanfaatkan untuk sholat jama' dan menyantap bekal yang menanti untuk segera dilahap.

Alhamdulillah usai melaksanakan sholat, hujanpun reda sehingga bisa menikmati indahnya waduk gajah mungkur. Jepret sana Click sini melengkapi 'tradisi' rihlah untuk mengabadikan moment ini. Untuk lebih menyempurnakan rihlah dan menikmati pemandangan waduk dan karamba, naik kapal adalah solusinya. Diiringi hujan yang kembali rintik2, kapal melaju dengan sempurna.

Diakhir rihlah hari itu, replika gajah yang banyak dijual oleh para pedagang menjadi icon bagi anak anak. Simbol tentara Abrahah ini telah Mungkur (berlalu). Pun demikian halnya bagi kader dakwah, virus virus yang menggerogoti jamaah harus segera disingkirkan.(wied)


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Situs Resmi DPP PKS